Visi Pancakarsa: Mewujudkan Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman, dan Berkeadaban…

DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA
KABUPATEN BOGOR

GOA LANGKOP

Goa Langkop terletak di Kampung Tapos Desa Sukaharja Kec. Cijeruk, Kab. Bogor, diperkirakan jarak tempuh dengan berjalan kaki menyusuri Bukit sepanjang 4 Km dengan waktu kurang lebih 1 Jam. Lingkungan alam ditumbuhi Semak Belukar dan  Pohon Kayu Besar ,Udaranya sedikit Lembab sehingga Tanah Agak Basah
Situs Goa Langkop merupakan temuan Arkeologi yang sudah tercatat pada Suaka Peninggalan  Sejarah dan Purbakala Serang ,sehinga situs ini telah di Lindungi,di Pelihara dan dibina menurut ketentuan Undang-Undang No 5 tahun 1993 dan sekarang telah masuk dalam daftar Inventaris dari Berbagai Benda Cagar Budaya yang di lindungi.
Keberadaan Situs secara Keseluruhan terdiri dari :
1.    Batuan Menhir .
2.    Batuan Berudak masing-masing mempunyai Teras.
3.    Goa yang berdinding Batu sebanyak 2 Buah.
4.    Batu kubur /Batu Alta

  1. Batu Menhir; Menhir berada pada Teras I dekat anak tangga dengan bentuk dan ukuran yang beragam,hasil pengamatan diLapangan Tinggi Menhir 67 Cm,Lebar 23Cm,Bentuk agak Kerucut.
  2. Batuan Berundak masing-masing mempunyai Teras; Ketinggian Teras ke satu dengan yang lain kurang dari 50 cm menuju ke mulut goa, sebagian susunan batu ini masih tertata dengan rapi (Teras ke II ) sebagian sudah mengalami kerusakan (Teras ke-1), hampir tertutup Semak Belukar.
  3. Batu Kubur atau Batu Altra merupakan Papan Batu berupa Altra atau Batuan Pipih dekat Menhir.Menurut catatan dan kapercayaan pada tradisi megalit tempat ini merupakan tempat Pemujaan atau Semedi /pertapaan.
  4. Goa yang dimaksud adalah Dinding Atap dari Batu yang menjorok kedalam setelah di amati  ternyata Goa ini terdapat 2 buah yang berukuran Besar dan Kecil, Kedua-duanya berada pada teras ke-2 yang Pertama di sebelah Barat dan yang satunya di arah Timur Laut. Dengan rincian sebagai berikut      :
  • Goa Pertama mempunyai ukuran panjang bagian luar 980 cm,Tinggi 380 cm ,Lebar mulut Goa 750 cm, Panjang Goa 280 cm ,Lantai tersebut dari Papan Batu.
  • Goa kedua Panjang Bagian Luar 620 cm ,Tinggi 190 cm, Tebal  Batu pada atas Mulut Goa 130 cm,Lebar mulut Goa 190 cm,Panjang Goa 150 cm, Lantai tanah dan Lembab.

Kaitan antara keberadaan Menhir – Batu Altra dan Goa tidak dapat di pisahkan satu dengan lainya.karena umumnya posisi temuan ini  berada di tempat yang tinggi(Kaki Gunung Salak) adanya . Asumsi tulisan Agus  Arif Munandar,bahwa Menhir sebagai pelambang Batu Tegak , mempunyai fungsi sebagai tempat Upacara Pemujaan , maka dengan demikian adanya bukti bahwa Goa Langkop adalah sebuah warisan dari kondisi lama yang hidup pada masa Kebudayaan prasejarah ,jika mungkin dapat dikatakan sejaman pada masa Megalitik muda.
Kini keberadaan Goa Langkop tidak terurus, Alang-alang dan Semak Belukar menutupi area ini struktur bangunan terimpit oleh Pohon Besar sehingga tampak adanya penyempitan jalan menuju Lokasi rusak berat serta jalan setapak licin sewaktu turun Hujan.
Hasil wawancara dengan Jupel Goa Langkop , pengunjung yang datang umumnya kalangan Mahasiswa yang berkaitan dengan studi  keilmuan-nya, kalangan Masyarakat sebagai Pecinta Kesejarahan dan Instansi pemerintah yang menangani masalah ini data kunjungan menunjukan kurang lebih 60-80 orang perbulan yang datang ke tempat ini.

261 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *